WAYNETHOMASYORKE – Clafoutis (diucapkan kla-foo-TEE), merupakan salah satu hidangan penutup klasik dari daerah Limousin di Prancis yang telah menyebar popularitasnya ke seluruh penjuru dunia. Hidangan ini menggabungkan kesederhanaan bahan-bahan dan kemudahan dalam pembuatannya, menjadikannya favorit bagi para pencinta kuliner yang ingin mencicipi nuansa rasa Prancis yang autentik.

Sejarah dan Asal-Usul Clafoutis

Clafoutis, yang secara historis dikenal sejak abad ke-19, adalah contoh sempurna dari masakan pedesaan Prancis yang tidak pretensius namun penuh cita rasa. Awalnya, hidangan ini dibuat pada musim panen ceri ketika buah-buahan tersebut melimpah ruah. Ceri yang tidak dipetik akan diolah menjadi clafoutis, yang pada dasarnya adalah pancake tebal atau flan yang dipanggang, diisi dengan ceri utuh termasuk bijinya. Tradisi memasak dengan biji ini dipercaya dapat menambahkan aroma almon yang halus ke dalam kue.

Bahan dan Variasi

Resep tradisional clafoutis memerlukan ceri hitam segar yang tidak dihilangkan bijinya. Namun, dalam banyak resep modern, biji ceri sering kali dihilangkan untuk kemudahan konsumsi. Selain ceri, variasi clafoutis juga dapat dibuat dengan menggunakan buah-buahan lain seperti beri, plum, apel, atau pir. Adapun bahan-bahan lain yang dibutuhkan meliputi tepung terigu, gula, telur, susu, dan kadang-kadang ditambahkan ekstrak vanila atau zat pemanis lain untuk menambah kekayaan rasa.

Proses Pembuatan

Proses pembuatan clafoutis sangat sederhana. Pertama, buah-buahan disusun di dalam piring tahan panas yang sudah dioleskan mentega. Selanjutnya, adonan yang terbuat dari tepung, telur, gula, dan susu dicampur hingga halus dan dituangkan ke atas buah. Adonan tersebut lalu dipanggang dalam oven hingga mengembang dan berwarna keemasan. Hasil akhirnya adalah hidangan yang di luar memiliki tekstur yang sedikit renyah, sementara di dalam lembut dan berair dengan buah-buahan yang manis.

Menyajikan Clafoutis

Clafoutis terbaik disajikan hangat, seringkali hanya dengan taburan gula bubuk di atasnya. Hidangan ini bisa juga dinikmati dengan krim kental atau es krim vanila sebagai tambahan. Meskipun clafoutis adalah hidangan penutup, tidak jarang juga disajikan sebagai sarapan di Prancis, menawarkan awal yang manis untuk hari.

Kesimpulan

Clafoutis adalah hidangan yang merefleksikan jiwa masakan rumahan Prancis—menggunakan bahan-bahan sederhana untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa. Kuncinya terletak pada kualitas bahan, dimana buah-buahan yang segar dan matang akan menghasilkan hidangan yang sempurna. Bagi siapa saja yang ingin mencoba membuat hidangan penutup yang mudah namun mengesankan, clafoutis adalah pilihan yang tidak akan mengecewakan.